Secara bahasa (etimologi ) syirik berasal dari
bahasa arab “syaraka ( شرك )” , yang artinya menyekutukan atau menduakan dengan sesuatu yang lain.
Adapun secara istilah (terminologi), syirik adalah menjadikn
adanya tuhan selain allah SWT. Dalam bentuk perbuatan. Menurut kajian akidah,
syirik artinya menyekutukan sesuatu dengan Allah dalam sifat, zat, dan
af’alnya.
Hal ini sebagaimana keterangan ayat berikut :
Hal ini sebagaimana keterangan ayat berikut :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." (
Q.S. An-Nisa’ : 48 )
Disebut juga dalam Al-Qur'an surah An-nisa
ayat 36 berikut :
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri." ( Q.S. An-Nisa:36 )
Macam-macam syirik
Syirik merupakan sikap yang memiliki kadar atau kualitas tertentu yang dihubungkan dengan jenisnya. Secara umum, syirik dibagi menjadi dua jenis, syirik akbar dan syirik asgar.
- syirik
akbar
syirik akbar yaitu perbuatan syirik yang mengakibatkan
pelakunya keluar dari agama islam, karena telah memalingkan keesaan Allah,
dengan sesuatu yang lain. Sebagian contohnya adalah taat dan patuh kepada
makhluk melebihi kepatuhannya kepada Allah swt.
- syirik
asgar
Yaitu perbuatan syiryk kecil tidak langsung
membatalkan nilai-nilai keimanan ( akidah ) seorang muslim. Namun, perbuatan
tersebut mengantarkan seseorang pada syirik akbar. Ada dua bentuk
syirik kecil, yaitu sebagai berikut :
- Syirik kecil yang tampak ( dzahir ). syirik dzahir yaitu jika seorang mengerjakan amal atau ibadah dengan riya, tidak ikhlas dalam melakukan ibadah, atau bersumpah dengan menggunakan kalimat selain Allah. Diantara perilaku yang mencerminkan syirik dzahir yaitu bersumpah atas nama selain Allah.
- syirik kecil yang samar atau tersembunyi ( khafi ). syirik kecil khafi yaitu perbuatan yang kadang-kadang terjadi dalam perkataan atau perbuatan manusia tanpa disadari bahwa itu syirik. contohnya, perbuatan ibadah yag ingin dilihat atau dipuji orang lain, yang datangnya dalam hati atau niat bukan karena Allah.
Sumber : http://tafsirq.com/4-an-nisa/ayat-48
Mantab gan bermnfaat bnget. D tunggu postingan slnjutnya.smngt dakwah..
BalasHapusMantab gan bermnfaat bnget. D tunggu postingan slnjutnya.smngt dakwah..
BalasHapusJoooos gan
BalasHapus